COOKERY CLASS SMAIT PUTRI AL HANIF

Burung camar tinggi mengangkasa (cakeeeep)

Melalang jauh di awal pagi

Halo Hanifers apa kabarnya?

Eh kita jumpa lagi..

 

Setelah vakum cukup lama, minha balik lagi dengan cerita seru di awal tahun ini. Mau tahu? Let’s check it out!

Setelah libur selama kurang lebih dua pekan, siswa SMAIT Putri Al Hanif kembali bersekolah pada tanggal 7 Januari 2020. Tentunya teman-teman pasti senang dong bertemu kembali dengan rekan sejawat dan siap menyambut hari baru.

Ada yang seru nih, tepat 18 Januari 2020 kemarin, SMAIT Putri Al Hanif mengadakan Cookery Class dengan 8 (delapan) SMP yang ada di Cilegon. SMP tersebut antara lain SMP Muhammadiyah, SMP Al Hadid, SMP 5 Cilegon , SMP 3 Cilegon, SMP 3 Kramat, SMP 2 Kramat, SMP Ar Rohmah, MTs Negeri 1 Cilegon. Masing-masing sekolah diwakilkan oleh tiga orang siswa dan satu guru pendamping. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini pun telah dipersiapkan dengan matang sehingga para peserta pun cukup siap untuk “bertempur”.

Kali ini Ustadzah Laras mengajak adik-adik kita untuk memasak Zuppa. Tentu dengan resep yang bukan sembarang resep loh! Ustadzah Laras tentunya mempersiapkan bahan terbaik untuk kualitas masakan terbaik.

 

Antusias siswa sangat terasa saat kelas memasak yang dipandu Ustadzah Laras berlangsung. Dibantu beberapa assisten dari klub Tata Boga, acara Cookery Class berjalan dengan apik dan hasil yang memuaskan

Berikut hasil wawancara dengan Ustadzah Laras:

Apa tujuan kegiatan cookery class kemarin?

Kegiatan tersebut adalah salah satu agenda pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dikemas dalam acara open school. Open School ini bertujuan untuk memperkenalkan program-program unggulan di SMAIT Putri Al Hanif yang memiliki jargon solihah, cerdas, terampil. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan SMAIT Putri Al Hanif kepada khalayak umum khususnya SMP atau sederajat di Cilegon agar mereka tertarik dan mengetahi bahwa kegiatan di SMAIT Putri Al Hanif tidak hanya belajar di kelas tetapi juga keterampilan sebagai bekal di masa depan mereka.

Bagaimana respon peserta saat berlangsungnya acara?

Alhamdulillah, peserta sangat excited dan antusias mengikuti cookery class karena menu yg kita sajikan merupakan menu favorit dan nampak mewah. Namun, ternyata cara membuatnya mudah dan  sederhana sehingga mereka yang awalnya penasaran bisa membuat yaitu Zuppa atau Sup dengan Pastry Berlapis. Mereka juga mengapresiasi siswa SMAIT Putri Al Hanif yang sudah bisa dan terampil untuk melakukan demo masak kepada mereka yang merupakan adik kelas.

 

Apakah terdapat kesulitan ketika acara berlangsung?

Alhamdulillah, tidak ada kesulitan yang berarti karena kita telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Kami juga telah berlatih dengan siswa untuk memberikan demo  masak. Jadi, alhamdulillah tidak ada kesulitan yang berarti pada kegiatan kali ini.

Apa harapan ustadzah untuk kedepannya?

Harapan saya untuk kelas peminatan tata boga di SMAIT Putri Al Hanif, Alhamdulillah sampai sekarang peserta yang memilih jurusan ini cukup banyak. Harapannya mereka tidak hanya belajar disini tetepi juga menerapkannya di rumah dan bisa menjadi bekal mereka di masa depan. Selain untuk menjadi istri dan ibu yang bisa melayani suami dan anak-anaknya, mereka juga bisa berwirausaha, menjadi wanita yang berdayaguna dan bermanfaat untuk masyarakat.

Adakah pesan penyemangat untuk para pembaca yang masih ragu untuk belajar memasak?

Jangan takut untuk belajar memasak karena memasak tidaklah sulit. Kita hanya perlu belajar beberapa hal dan keahlian itu akan meningkat terus dengan banyaknya kita praktik dan berlatih. Taruh atau tuangkan jiwa dan cinta kita ketika kita memasak sehingga kita bisa menghasilkan masakan yang nikmat dan selalu bikin ketagihan orang-orang di sekitar kita. Seperti itu, terima kasih.

 sepertinya seru sekali ya. Terima Kasih Ustadzah Laras untuk waktu dan kesempatannya. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat ya. semangat untuk Hanifers dan teman-teman lainnya.